UTBK Bisa Diulang Nggak Sih? Ini Jawaban Lengkapnya!

utbk bisa diulang

Buat kamu yang lagi duduk di kelas 12 atau gap year dan lagi fokus ke UTBK, pasti pernah kepikiran satu pertanyaan klasik:

“Kalau gagal UTBK, bisa ikut lagi nggak sih tahun depan?”

Tenang, kamu nggak sendirian. Pertanyaan soal UTBK bisa diulang atau nggak ini hampir selalu muncul tiap tahun, apalagi pas pengumuman hasil keluar. Ada yang langsung senang, ada juga yang langsung overthinking.

Banyak siswa yang merasa putus asa setelah melihat hasil UTBK tidak sesuai harapan. Padahal, kenyataannya, ribuan orang setiap tahun berhasil lolos di percobaan kedua atau bahkan ketiga. Ini bukan soal keberuntungan semata, tapi soal persiapan yang lebih matang, strategi yang lebih tepat, dan mindset yang lebih kuat. Di artikel ini, kita akan kupas tuntas semua hal yang perlu kamu ketahui tentang kesempatan mengulang UTBK, mulai dari aturan resmi terbaru, siapa saja yang masih boleh ikut, hingga cara realistis agar peluang lolosmu jauh lebih besar tahun depan.

Yuk, kita bahas satu per satu secara detail dan santai biar mudah dipahami.

Sebenarnya, UTBK Bisa Diulang Nggak Sih?

Jawabannya: BISA.

Tapi… ada beberapa catatan penting yang wajib kamu pahami.

Secara umum, UTBK bisa diulang di tahun berikutnya, selama kamu masih memenuhi syarat sebagai peserta SNBT sesuai ketentuan resmi dari SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru). Jadi kalau tahun ini kamu belum lolos, kamu masih punya kesempatan buat coba lagi tahun depan dengan nilai baru yang fresh.

Namun, UTBK nggak bisa diulang dalam tahun yang sama. Artinya, kalau kamu sudah ikut UTBK di tahun ini (misalnya 2026), kamu nggak bisa daftar ulang UTBK lagi di tahun yang sama dengan harapan memperbaiki nilai. Setiap peserta cuma dapat satu kesempatan UTBK per tahun. Ini aturan ketat dari panitia SNPMB untuk menjaga keadilan dan menghindari manipulasi hasil ujian.

Jadi, manfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin. Banyak cerita sukses di mana siswa yang gagal di tahun pertama justru mendapatkan skor jauh lebih tinggi di tahun kedua karena sudah tahu pola soal, kelemahan diri, dan cara mengelola waktu dengan lebih baik.

Siapa Saja yang Boleh Ikut UTBK Lagi?

Biar makin jelas, kita bahas siapa aja yang masih punya peluang ikut UTBK di tahun berikutnya berdasarkan aturan terbaru SNPMB (untuk SNBT 2026 dan seterusnya, pola ini konsisten).

1. Lulusan SMA/SMK/MA Tahun Ini

Kalau kamu lulusan tahun ini dan ikut UTBK tapi belum lolos, kamu masih bisa daftar lagi tahun depan sebagai alumni. Kamu termasuk kategori lulusan tahun sebelumnya, dan selama belum melanggar aturan lain (seperti lolos SNBP di tahun-tahun tertentu), pintu tetap terbuka lebar.

2. Lulusan Tahun Sebelumnya (Gap Year)

Buat kamu yang lulusan tahun lalu, dua tahun lalu (misalnya 2024 atau 2025 untuk SNBT 2026), selama masih sesuai aturan SNBT, kamu tetap boleh ikut UTBK lagi. Saat ini, maksimal lulusan 2–3 tahun terakhir (tergantung tahun spesifik), dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli tahun ujian. Aturan ini bisa berubah tiap tahun, jadi wajib cek info resmi di situs SNPMB atau portal resmi setiap pembukaan pendaftaran. Banyak gap year yang justru lebih matang secara mental dan akademik, sehingga skor mereka melonjak drastis.

3. Peserta yang Pernah Ikut UTBK Sebelumnya

Mau kamu sudah ikut sekali, dua kali, atau lebih, selama masih memenuhi syarat lulusan dan usia, kamu tetap boleh daftar lagi. Nilai UTBK lama tidak mempengaruhi hak kamu buat ikut lagi sama sekali. Setiap tahun dianggap “fresh start” — nilai baru sepenuhnya, tanpa pengaruh hasil sebelumnya. Ini jadi kesempatan emas buat memperbaiki performa tanpa beban masa lalu.

Kalau Sudah Lulus UTBK, Bisa Ikut Lagi?

Ini juga sering bikin bingung.

Jawabannya: secara aturan, bisa. Tapi tergantung kondisi.

Misalnya: Kamu lulus UTBK → diterima di PTN → tapi merasa jurusannya nggak cocok, ingin pindah ke jurusan lain atau kampus impian → mau coba lagi tahun depan.

Dalam banyak kasus, kamu tetap boleh ikut UTBK lagi, selama:

  • Kamu belum melanggar aturan kampus (misalnya resign resmi tanpa masalah)
  • Tidak ada larangan dari PTN asal
  • Masih memenuhi syarat SNBT (usia, tahun lulusan, dll.)

Tapi perlu diingat, beberapa kampus bisa punya kebijakan internal soal mahasiswa yang resign atau keluar. Ada yang mengizinkan kembali via SNBT, ada juga yang membatasi. Jadi, sebelum ambil keputusan besar seperti resign, pastikan kamu cari info matang-matang dari pihak akademik kampus dan SNPMB. Banyak yang berhasil pindah jurusan setelah gap year singkat, tapi butuh perencanaan yang teliti agar tidak rugi waktu dan biaya.

Kenapa Banyak Orang Harus Ngulang UTBK?

Ngulang UTBK itu bukan hal memalukan. Justru, banyak siswa sukses yang dulunya juga pernah gagal — bahkan ada yang cerita di media sosial atau forum bahwa mereka lolos di attempt kedua dengan skor naik 150–200 poin. Ini membuktikan bahwa kegagalan adalah bagian dari proses, bukan akhir perjuangan.

Beberapa alasan kenapa orang harus ikut UTBK lagi:

1. Kurang Persiapan

Belajar mepet, sistem kebut semalam, atau cuma mengandalkan feeling. Akhirnya, pas ujian, blank. Banyak yang baru sadar setelah gagal bahwa persiapan minimal 6–12 bulan dengan jadwal rutin jauh lebih efektif daripada belajar dadakan.

2. Salah Strategi Belajar

Belajar keras, tapi nggak tepat sasaran. Fokus ke materi yang jarang keluar, malah ninggalin yang sering muncul seperti penalaran umum di TPS atau konsep dasar matematika. Setelah evaluasi, banyak yang baru tahu pola soal UTBK lebih menguji logika dan pemahaman daripada hafalan mentah.

3. Mental Drop Saat Ujian

Grogi, panik, overthinking. Padahal materinya bisa, tapi mental nggak siap. Ini sering terjadi pada siswa yang jarang simulasi ujian full durasi. Try out rutin bisa melatih ketahanan mental secara signifikan.

4. Salah Pilih Jurusan

Nilai sebenarnya cukup, tapi jurusan yang dipilih terlalu tinggi persaingannya (misalnya Kedokteran di UI atau Hukum di UGM). Banyak yang akhirnya memilih jurusan dengan passing grade lebih realistis di tahun kedua dan berhasil lolos.

5. Kurang Latihan Soal

Jarang try out, jadi kaget pas lihat soal asli. Soal UTBK sering punya trik waktu dan jebakan logika yang hanya terbiasa kalau sering latihan. Siswa yang rutin kerjakan bank soal tahun-tahun sebelumnya biasanya lebih unggul dalam manajemen waktu.

Semua ini wajar dan bisa diperbaiki. Yang penting, kamu belajar dari pengalaman tanpa menyalahkan diri sendiri berlebihan.

Kalau UTBK Bisa Diulang, Mending Langsung Gap Year?

Nah, ini dilema klasik yang dialami hampir setiap siswa yang gagal.

Jawabannya: tergantung kondisi kamu.

Perlu diingat bahwa Gap year bukan berarti gagal. Gap year itu strategi, kalau dijalani dengan benar bisa jadi investasi terbaik untuk masa depan. Banyak cerita inspiratif dari alumni yang gap year lalu lolos ke kampus impian dengan jurusan yang lebih sesuai passion mereka.

Gap year cocok buat kamu yang:

  • Punya target PTN/jurusan spesifik yang passing grade-nya tinggi
  • Siap belajar ulang dengan serius dan punya rencana harian
  • Punya mental kuat untuk menghadapi komentar orang sekitar
  • Didukung keluarga (baik moral maupun finansial)

Tapi gap year nggak cocok kalau:

  • Cuma mau “nunggu hoki” tanpa rencana belajar jelas
  • Nggak punya disiplin diri untuk belajar mandiri
  • Malas evaluasi kesalahan tahun sebelumnya
  • Cuma rebahan setahun tanpa produktivitas

Kalau kamu mau ngulang UTBK, pastikan kamu pakai waktu itu buat upgrade diri secara total: tambah skill, ikut komunitas belajar, atau bahkan kerja paruh waktu untuk pengalaman hidup. Gap year yang produktif malah bisa jadi nilai plus di CV atau interview nanti.

Cara Maksimalkan Kesempatan UTBK Kedua (Biar Nggak Gagal Lagi)

Kalau kamu memutuskan buat ikut UTBK lagi, jangan pakai cara lama. Harus upgrade strategi secara signifikan. Berikut panduan lengkap yang bisa kamu terapkan mulai sekarang:

1. Evaluasi Diri Dulu

Jujur sama diri sendiri: Salah di mana? Materi apa yang lemah? Kurang disiplin di bagian mana? Kurang latihan soal tipe apa? Tulis semua dalam jurnal atau spreadsheet. Analisis skor try out sebelumnya, identifikasi subtes mana yang paling rendah (misalnya Literasi Bahasa Indonesia atau Penalaran Matematika). Ini fondasi utama perbaikan.

  • Salah di mana?
  • Materi apa yang lemah?
  • Kurang disiplin?
  • Kurang latihan?

Jangan denial, karena denial akan menghambat progress.

2. Buat Jadwal Realistis

Nggak perlu jadwal ribet kayak robot. Yang penting konsisten, masuk akal, dan bisa dijalani jangka panjang. Misalnya: 2–3 jam per hari tapi rutin setiap hari, plus 1 hari full try out seminggu sekali. Lebih bagus daripada 8 jam tapi cuma seminggu lalu drop. Gunakan teknik Pomodoro atau time blocking agar tidak burnout.

3. Fokus ke Materi Prioritas

Pelajari dulu:

  • TPS (Tes Potensi Skolastik): Penalaran Umum, Literasi Bahasa Indonesia & Inggris, Pengetahuan Kuantitatif
  • Materi yang sering keluar berdasarkan analisis soal tahun-tahun sebelumnya
  • Pola soal dan trik waktu

Jangan belajar asal banyak. Prioritaskan high-yield topics yang bobotnya besar di UTBK.

4. Rajin Try Out

Try out itu wajib. Fungsinya melatih mental, atur waktu, evaluasi skor, dan biasakan dengan tekanan ujian asli. Idealnya, minimal 1–2 kali sebulan full simulasi. Setelah try out, review semua jawaban salah dan pahami kenapa salah. Ini cara paling efektif naikkan skor secara signifikan.

  • Latih mental
  • Atur waktu
  • Evaluasi skor
5. Perbaiki Mental

UTBK itu bukan cuma soal pintar, tapi juga soal tahan tekanan. Latih fokus, tenang, dan percaya diri melalui meditasi singkat, olahraga ringan, atau journaling positif. Banyak siswa yang skornya naik karena mental lebih stabil. Ingat, panik adalah musuh terbesar di ruang ujian.

Mitos Seputar “UTBK Bisa Diulang” yang Perlu Kamu Tahu

Banyak banget mitos yang bikin salah paham dan menurunkan motivasi. Yuk, lurusin satu per satu berdasarkan fakta resmi.

❌ Mitos 1: Kalau Gagal Sekali, Susah Lulus Lagi

Salah besar. Banyak yang lulus justru di percobaan kedua karena sudah tahu kelemahan dan memperbaikinya. Statistik tidak resmi dari komunitas siswa menunjukkan persentase lolos di attempt kedua sering lebih tinggi.

❌ Mitos 2: Nilai Lama Pengaruh

Nggak sama sekali. Setiap tahun, nilai di-reset total. Hasil UTBK hanya berlaku untuk tahun itu saja, tidak ada carry over atau pengaruh ke pendaftaran berikutnya.

❌ Mitos 3: Gap Year Pasti Minder

Tergantung mindset. Kalau kamu produktif, gap year malah jadi modal cerita unik di interview atau CV. Banyak mahasiswa top yang bangga bilang mereka gap year dan lolos setelah upgrade diri.

❌ Mitos 4: Harus Jenius Biar Lulus

Nggak juga. Yang penting konsisten, strategi tepat, dan latihan rutin. Banyak siswa dengan IQ rata-rata lolos karena disiplin tinggi, bukan karena bakat bawaan.

UTBK Itu Tentang Proses, Bukan Sekali Coba Langsung Berhasil

Banyak orang mikir: “Kalau nggak tembus sekali, berarti aku bodoh.” Stop mikir kayak gitu sekarang juga.

UTBK itu:

  • Tentang kesiapan holistik (akademik + mental)
  • Tentang proses belajar yang berkelanjutan
  • Tentang belajar dari gagal dan bangkit lebih kuat

Nggak semua orang punya timeline yang sama. Ada yang langsung lolos, ada yang harus dua kali, dan ada juga yang tiga kali. Semua valid dan punya cerita sukses masing-masing. Yang penting, kamu nggak nyerah dan terus improve.

Lebih Enak Persiapan UTBK Sendiri atau Dibimbing?

Belajar mandiri itu bagus dan banyak yang berhasil dengan cara itu. Tapi jujur aja, nggak semua orang cocok belajar sendiri, terutama kalau butuh arahan terstruktur atau motivasi eksternal.

Banyak yang gagal bukan karena nggak pintar, tapi karena:

  • Nggak tahu mulai dari mana
  • Bingung materi mana yang prioritas
  • Nggak ada yang ngevaluasi progress secara objektif
  • Kurang disiplin karena tidak ada pengawasan

Di sinilah peran bimbingan belajar jadi sangat penting, terutama les privat yang personal. Dengan les privat, kamu bisa:

  • Dapet materi sesuai level dan kelemahan kamu secara spesifik
  • Fokus ke area yang benar-benar perlu diperbaiki
  • Dapet mentor yang bisa jadi teman diskusi dan motivator
  • Konsultasi langsung kapan saja via chat atau sesi tambahan
  • Lebih terarah dan efisien, sehingga waktu gap year tidak terbuang sia-sia

Proses belajarnya jadi nggak asal jalan, tapi targeted dan measurable. Banyak siswa yang skornya naik drastis setelah dibimbing personal karena feedback langsung dan penyesuaian strategi real-time.

Gagal UTBK Bukan Akhir, Tapi Awal Upgrade Diri

Sekarang kamu sudah tahu jawabannya: UTBK bisa diulang, selama masih memenuhi syarat resmi SNPMB.

Gagal sekali bukan berarti gagal selamanya. Yang bikin gagal itu bukan nilai jelek, tapi berhenti mencoba atau tidak mau berubah strategi.

Kalau kamu serius mau upgrade skor UTBK, memperbaiki strategi belajar, dan pengen dibimbing secara personal, Ultimate Privat siap jadi partner perjuangan kamu 💪✨

Dengan sistem les privat yang fleksibel, tutor berpengalaman yang paham betul pola UTBK terbaru, dan materi yang disesuaikan sama kebutuhan serta level kamu, persiapan UTBK jadi lebih fokus, lebih efektif, dan nggak bikin stres berlebih. Kami bantu dari evaluasi awal hingga simulasi ujian intensif.

Kalau kamu mau daftar atau masih punya pertanyaan seputar UTBK, jurusan impian, strategi masuk PTN, atau bahkan konsultasi gratis soal gap year, langsung aja hubungi:

📞 0899-8702-889 (klik disini)

Jangan tunda mimpi kamu cuma karena gagal sekali. Ayo, bangkit, evaluasi, upgrade diri, dan gas lagi bareng Ultimate Privat sampai tembus PTN impianmu 🚀🔥

Scroll to Top