
Coba bayangin satu hal yang simpel tapi gila: gimana kalau oksigen tiba-tiba hilang dari Bumi? Bukan berkurang pelan pelan, bukan menipis sedikit demi sedikit, tapi benar benar hilang dalam sekejap.
Walaupun cuma beberapa detik, efeknya bakal kacau banget dan bikin seluruh planet ini berubah dalam hitungan menit.
Kita sering nganggep oksigen sebagai hal yang “yaudah ada aja,” padahal gas satu ini literally fondasi dari hidup dan seluruh struktur yang ada di Bumi. Di artikel ini kita bakal bahas dengan santai tapi tetap ilmiah, biar gampang kebayang tanpa pusing.
Dan percaya deh, setelah kamu baca, kamu bakal makin sadar betapa pentingnya oksigen bukan hanya buat manusia, tapi buat material, langit, bumi, dan seluruh sistem kehidupan. Yuk kita bedah satu per satu.
Baca juga: 5 Tanda Burnout Jelang UTBK yang Sering Dianggap Sepele
Kenapa Oksigen Itu Penting Banget?
Sebelum masuk ke efek extreme nya, kita harus ngerti dulu kenapa oksigen punya peran sebesar itu. Gas ini jumlahnya sekitar 21 persen di atmosfer.
Mungkin kamu mikir, “Lah, cuma 21 persen, sisanya nitrogen semua kan?” Betul. Tapi tanpa 21 persen ini, semuanya ambyar. Oksigen jadi bahan bakar buat:
- Sistem pernapasan manusia dan hewan.
- Pembakaran api.
- Struktur molekul pada benda benda padat seperti beton dan baja.
- Warna langit yang kita lihat setiap hari.
- Lapisan ozon yang melindungi Bumi dari radiasi.
Ketika oksigen hilang, artinya seluruh kunci utama yang bikin Bumi berjalan tiba tiba dicabut. Dan inilah efek pastinya.
1. Manusia Akan Kehilangan Pendengaran
Efek pertama yang terjadi secara instan adalah hilangnya suara. Bukan tuli permanen karena kerusakan organ, tapi lebih ke lingkungan jadi tidak bisa membawa suara.
Kok bisa?
Gelombang suara bergerak lewat medium. Di Bumi, medium itu adalah udara yang kita hirup tiap hari, dan oksigen adalah salah satu komponen besar dari udara tersebut.
Begitu oksigen hilang, sifat udara berubah drastis. Kamu nggak bisa dengar apa pun. Tidak ada suara langkah, tidak ada suara angin, tidak ada suara manusia teriak. Semuanya jadi hening seperti ruang hampa.
Kondisi ini kayak tiba tiba kamu berada di ruang vakum. Bahkan kalau kamu teriak kencang sekalipun, suaranya nggak bisa merambat. Hal yang awalnya kita kira “normal banget” langsung hilang, dan itu bakal jadi momen paling aneh dalam hidup manusia.
Selain itu, manusia juga bakal langsung merasa pusing, kesulitan berdiri, detak jantung melemah, dan kehilangan kesadaran dalam hitungan detik karena tubuh tidak mendapatkan oksigen yang diperlukan untuk produksi energi.
2. Langit Akan Tiba-Tiba Menjadi Gelap
Pernah kepikiran kenapa langit warnanya biru? Jawabannya karena molekul oksigen dan nitrogen di atmosfer memecah dan memantulkan cahaya matahari.
Proses ini namanya Rayleigh scattering. Tanpa oksigen, kemampuan atmosfer buat menyebarkan cahaya akan menurun drastis.
Baca juga: Kenapa Banyak Orang Gagal Tes Kedinasan? Ini Faktanya…
Hasilnya?
Langit bakal berubah jadi gelap seperti menjelang malam, padahal itu mungkin masih siang bolong. Bumi akan tampak seperti planet lain yang tidak punya atmosfer lengkap.
Cahaya Matahari tetap ada, tapi rasanya lebih keras dan menusuk karena tidak disebarkan dengan cara normal. Mata manusia bahkan bakal kesulitan adaptasi. Dan efek ini terjadi literally dalam satu kedipan mata.
Selain itu, hilangnya oksigen juga bikin lapisan ozon menghilang. Tanpa ozon, radiasi UV langsung menghantam permukaan Bumi tanpa filter. Dalam beberapa menit, suhu bisa meningkat dan kulit manusia bisa mengalami luka bakar akibat paparan radiasi ekstrem.
3. Semua Bangunan Akan Runtuh
Ini bagian yang paling mind blowing. Kenapa bangunan bisa runtuh kalau oksigen hilang?
Jawabannya ada di struktur molekul.
Banyak material bangunan, termasuk beton, batu bata, dan baja, punya komponen oksida. Artinya material itu secara kimia “bergantung” pada oksigen dalam struktur molekulnya.
Kalau oksigen hilang dari atmosfer, molekul tersebut tiba tiba melemah karena kehilangan elemen penting yang mengikatnya.
Bayangin kamu punya lego yang bagian penguncinya tiba tiba hilang. Bangunan itu nggak bakal langsung hancur kayak disapu badai, tapi struktur utamanya melemah total sehingga tidak bisa menahan gaya dan tekanan dari gravitasi.
Akibatnya:
- Beton akan retak dan ambrol.
- Baja akan kehilangan lapisan oksidanya, yang membuatnya lebih rapuh dari biasanya.
- Jalan raya bakal retak parah.
- Jembatan dan gedung tinggi runtuh dalam sekejap.
Dunia bakal serasa kayak film science fiction yang ngagetin banget, tapi ini skenario yang bisa terjadi secara ilmiah.
4. Hancurnya Kerak Bumi
Nah, ini efek yang paling ekstrem.
Kerak bumi itu sebagian besar tersusun dari mineral yang mengandung oksigen. Ya, kamu nggak salah baca. Hampir 47 persen massa kerak Bumi terdiri dari oksigen dalam bentuk senyawa, bukan gas bebas.
Kalau oksigen “hilang” seketika, ikatan senyawa di kerak Bumi ikut terlepas. Artinya tanah, batu, pasir, dan seluruh permukaan bumi tidak lagi memiliki struktur kuat.
Efeknya apa?
Kerak bumi akan runtuh sebagian, terutama di area yang tekanan geologinya tinggi. Gempa besar bakal muncul, gunung berapi bisa aktif tiba tiba, dan permukaan Bumi bisa mengalami retakan yang massive.
Belum lagi air juga mengandung oksigen (H2O). Kalau oksigen hilang, air akan terurai dan sebagian besar lautan bakal menghilang. Bumi akan mulai kehilangan bentuk geografisnya dalam waktu yang sangat singkat.
Kondisi Setelah Oksigen Hilang
Kalau oksigen bener bener hilang, seluruh makhluk hidup di Bumi akan punah dalam waktu yang sangat cepat. Hewan, manusia, dan tumbuhan tidak akan bisa bertahan.
Planet ini akan berubah menjadi dunia yang tandus tanpa warna. Tidak ada air, tidak ada atmosfer yang layak, tidak ada kehidupan mikro sekalipun.
Suhu berubah ekstrem, radiasi matahari meningkat drastis, dan Bumi kehilangan karakter khasnya sebagai planet biru.
Itu sebabnya oksigen adalah elemen yang nggak cuma penting, tapi esensial bagi keberlangsungan kehidupan dan struktur planet kita.
Baca juga: Ini Dia 6 Jenis Refleks Fisiologis yang Wajib Dipahami!
Apa Pelajaran yang Bisa Kita Ambil?
Kadang kita suka lupa bahwa hal hal sederhana di sekitar kita punya peran yang besar banget. Oksigen, yang tiap detik kita hirup tanpa bayar, punya pengaruh yang nggak bisa digantikan.
Bukan cuma buat hidup, tapi buat seluruh sistem yang bikin Bumi stabil. Artikel ini sebenarnya bukan buat nakut-nakutin, tapi buat nunjukin kalau ada hal hal kecil yang punya efek luar biasa kalau hilang. Dan oksigen adalah contoh paling jelas.
Siap Belajar Lebih Dalam Tentang IPA? Ultimate Privat Punya Solusinya
Kalau kamu anak IPA atau lagi persiapan masuk jurusan sains, pemahaman konsep seperti ini bakal sering banget kamu temui.
Dan buat kamu yang pengin belajar lebih efektif, lebih mudah paham, dan lebih cepat nangkep materi, kamu bisa banget ikut les privat IPA di Ultimate Privat.
Di sini kamu bakal dibimbing tutor yang sabar, asik, dan ngerti cara ngajarin materi-materi yang kadang ribet jadi lebih simpel. Metodenya personal banget karena privat, jadi kamu bisa tanya apa pun tanpa malu.
Kalau kamu mau daftar atau punya pertanyaan dulu, tinggal hubungi nomor ini: 0899-8702-889 (klik disini). Feel free buat chat kapan aja, ya!